Bayi lahir dengan indera pengecap yan masih polos. Ia tidak mengenal
definisi hambar sebab baru belajar mengenal rasa. Seleranya terhadap
rasa makanan sangat tergantung terhadap jenis-jenis rasa yang
diperkenalkan orang tuanya sejak kecil. Bila Bunda cenderung sering
memberinya makanan yang berbumbu atau gurih-gurih, si kecil pun kelak
akan menolak makanan yang baginya terasa hambar.
Garam adalah zat yang tidak kita produksi di dalam tubuh, oleh karena
itu orang dewasa membuthkan garam dalam makanannya agar fungsi tubuh
berjalan dengan baik. Tapi bayi membutuhkan
SANGAT SEDIKIT GARAM dan kebutuhan ini sudah dipenuhi melalui ASI atau susu formula.
Nah, karena ginjal bayi tidak dilengkapi kemampuan untuk memproses
garam lebih dari kebutuhannya, maka penambahan garam dapat menyebabkan
kerusakan pada ginjal kecilnya. Konsumsi garam sejak dini terbukti dapat
menyebabkan hipertensi setelah si kecil dewasa.
Sejak membaca artikel ini, semakin hati-hati bila Bunda akan memberikan garam pada asupan si kecil yaaa
Bahan:
setengah batang pisang buah yang sudah matang
setengah bagian alpukat matang
1/4 cup keju parut atau yoghurt
*Untuk 2 porsi
Cara Membuat:
[1] Serut pisang dan alpukat, tempatkan dalam sebuah wadah.
[2] Campurkan dengan keju parut atau yoghurt.
[3] Aduk rata dan suapkan pada balita Anda.
Ini adalah resep buah yang agak unik sebab dicampur dengan kacang hijau.
Cara membuat sangat mudah lho
Bahan:
1 sdm kacang hijau
250 ml kaldu ayam
sedikit jahe bubuk
1 buah pisang ambon
3 sdm yoghurt
Cara Membuat:
[1] Rebus kacang hijau dengan kaldu ayam, tambahkan jahe dan lanjutkan hingga matang dan air agak kering di panci.
[2] Haluskan dengan blender dan saring.
[3] Campur dengan pisang dan yoghurt.
[4] Sajikan
Bahan: 2 cangkir air
1/2 cangkir beras, atau beras merah
1/4 cup apel potong kecil-kecil
1/2 sdt jahe bubuk
1/8 cup gula palem (optional)
1/4 cup kismis (optional)
1/8 cup susu
2 sdt kayu manis bubuk
Cara Membuat:
[1] Tumbuk beras hingga halus.
[2] Masukkan semua bahan, kecuali susu/air, dalam wadah tahan panas.
[3] Panaskan selama kurang lebih 30 menit dengan panas api sedang.
[4] Tambahkan susu, aduk perlahan.
[5]
Panaskan lagi selama 20 menit. Terus diaduk selama dipanaskan dan bila
perlu tambahkan air/susu agar tekstur beras tidak mengental seperti
pasta.
[6] Bila telah matang angkat dan masukkan dalam wadah, hidangkan dengan taburan kismis.
Bisa diberikan pada bayi usia 9 bulan keatas.
Puding cokelat oatmeal ini bisa Bunda berikan saat si kecil berusia
8-9 bulan. Tekstur oat yang agak padat butuh sedikit dikunyah oleh buah
hati Bunda.
Bahan:
sebungkus agar-agar cokelat
gula pasir sesuai selera
3 gelas air
quaker oat secukupnya
Cara Membuat:
[1] Campurkan gula dan agar-agar, aduk rata.
[2] Tambahkan air, aduk rata.
[3] Panaskan hingga mendidih.
[4] Masukkan oat yang sudah diseduh sebelumnya.
[5] Tuangkan dalam cetakan lucu.
[6] Dinginkan
Disa disajikan pada
bayi mulai 7-9 bulan. Bahan utama adalah ubi, tempe dan kangkung.
Bahan:
1 potong 30 gr ubi ungu atau ubi merah
1 potong 25 gr tempe kukus, potong dadu
1,5 sdm (20 gr) daun kankung muda, kukus
5 sdm (50 ml) sufor/ASI
Cara Membuat:
[1] Campurkan semua bahan, lalu diblender.
[2] Masukkan dalam wadah dan siap disuapkan pada bayi Anda.
Tips:
- Pilih ubi berukuran sedang karena teksturnya lebih baik
- Jangan simpan ubi dalam kulka karena dapat merusak rasa
- Ubi dapat digantikan dengan singkong, kentang atau labu kuning
- Kangkung bisa diganti dengan sayuran lain
Bubur susu manis terbuat dari tepung beras dan susu
untuk bayi usia 6-7 bulan sebagai makanan perkenalan.
Bahan:
3 sdm tepung beras halus
200 ml susu formula/ASI
*Untuk 2 porsi
Cara Membuat:
[1] Larutkan tepung beras halus dengan susu/ASI dalam wadah tahan api kemudian aduk sampai rata.
[2] Panaskan dengan api sambil diaduk sampai kental dan matang (ditandai dengan bubur yang meletup-letup).
[3] Setelah matang, angkat.
[4] Aduk-aduk sampai asapnya hilang dan bubur hangat.
[5] Tuang dalam mangkuk kecil dan suapkan perlahan pada bayi Anda.
Manfaat: Kandungan karbohidrat dalam tepung beras
dapat mempertahankan kestabilan gula darah. Selain itu, juga dapat
meningkatkan daya konsentrasi anak.
Cracker dan susu enak lho untuk camilan si kecil. Hidangan satu ini
mengandung protein dan karbohidrat, serta lemak dan energi. Berikan
porsi kecil saja untuk bayi usia enam bulan ke atas.
Bahan:

20 gr cracker
200 ml susu atau ASI
gula bila ingin, sedikit saja
Cara Membuat:
[1] Panaskan susu/ASI bersama sedikit gula bila Bunda ingin memberi si kecil gula, bisa juga tidak.
[2] Masukkan cracker yang sudah dihancurkan.
[3] Aduk dan dinginkan, sebentar kemudian bisa Bunda suapkan dengan sendok kecil.